Library Untuk Mengatasi Kangen

Berada jauh dari anak – anak dan suami serta keluarga dan sahabat, menjadi hal yang berat pada awal – awal saya di Adelaide, Australia. Namun sangat saya sadari ini adalah konsekuensi dari sebuah pilihan yang telah saya tetapkan. Syukurlah saya menemukan suatu tempat nyaman yang bisa membuat saya krasan untuk fokus ke studi yaitu: library, baik library uni ataupun state library dua – duanya tempat paling nyaman untuk saya sembunyi dan konsentrasi.

Hal menarik adalah di State Library Adelaide South Australia. Library uni juga luar biasa, namun memang begitulah seharusnya library sebuah universitas. Yang menarik perhatian saya justru State Library, lagi – lagi harus saya bandingkan dengan my Country Indonesia, semata – mata untuk kebaikan di masa depan. State Library di Adelaide memberikan pelayanan yang sangat informatif dan tentu saja ramah, fasilitas free untuk conversation and tutorial bahasa Inggris bagi para pendatang yang tidak berbahasa inggris di negaranya…luar biasa kan?

Koleksi buku umum, populer, novel, science, etc yang komplit dan dapat dipinjam dengan mudah. Jadi jika weekend tiba, saya pasti menyusuri rak koleksi novel dan filsafat yang saya suka. Dan hebatnya, pengunjung selalu melimpah setiap hari, namun keheningan ruang baca tetap terjaga. Satu lagi, semua pengunjung yang punya laptop bisa numpang browsing dengan hotspot di State Library.

Library jadi tempat nyaman bagi saya untuk menghindar dari rasa kangen dengan keluarga di Yogyakarta.

4 Responses to “Library Untuk Mengatasi Kangen”

  1. Enade Says:

    Wow …, dua tahun lebih di Belanda bisa dihitung dengan jari berapa kali aku ke library (secara fisik).

  2. ariswidayati Says:

    Wow…, 6 minggu di Adelaide, dan lebih 35 kali secara fisik aku mendekam di library…di meja pojok yang ada colokan listriknya untuk baterei laptop…dan…hilanglah kangenku dengan belahan hati dan mantan pacarku yang di Yogya!! Begitulah caraku menghibur diri….

  3. yosefw Says:

    wow sudah aktif lagi blog-nya yach. menarik, memang menulis menjadi sarana yang ampuh untuk melakukan komunikasi dan mungkin untuk menghilangkan kangen dengan orang2 tercinta di negeri seberang. Banyak menulis tentang orang2 tercinta akan membuat kita menjadi makin dekat. Met studi yach, …semoga sukses

    tetap semangat untuk menulis

  4. ariswidayati Says:

    Halo Pak Yosef,
    Dengan saling mengunjungi begini, ternyata memberi banyak inspirasi.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s


%d bloggers like this: