Archive for December, 2008

Akhir Tahun Yang Manis….

December 20, 2008

Wow…akhirnya semua deadline terselesaikan. Christmas Break selama 2 minggu sampai awal tahun 2009 nanti, tapi tidak bisa kemana – mana karena tugas – tugas yang deadline minggu pertama awal tahun 2009 juga sudah menunggu. Benar komentar si mulutmanisyangberbisa “perjuangan tidak akan pernah berakhir, setiap akhir adalah awal dari perjuangan berikutnya”.

 

Undangan lunch saat Christmas day nanti di rumah Donna Wilkins, akan bisa mengalihkan keinginanku untuk melantunkan tembang “don’t sleep away”.

 

Banyak berkah yang Tuhan hadiahkan kepadaku di akhir tahun ini, thanks God.

 

First, supervisor mengajakku “berlari”, tapi kata bijak mengatakan “bersakit-sakit dahulu bersenang – senanglah kemudian”.

 

Second, ternyata banyak teman yang kasih perhatian manis padaku: Muti kasih aku sekotak roti, Karima kasih aku sebatang coklat, Donna undang aku lunch, seorang bapak yang bahkan aku belum tahu namanya akan kasih hadiah besok, teman – teman alumni SMA dengan great respond- nya di mailing list, Pak Enade di Belanda yang setia setiap saat jadi tempat bertanya, Pak Nanang dan Mbak Irma yang selalu siap membantu. A Great support from my institution and my colleagues, thank you very much.

 

The last and the most important is my family yang selalu sehat dan gembira walaupun sedang kutinggalkan.

 

So, atas semua karunia itu, tidak ada alasan bagiku untuk  tidak berbahagia dan menyebarkan rasa bahagia ini ke semua orang yang kutemui.

Advertisement

Kursus bersama rombongan Dinas Kesehatan Kabupaten dan Propinsi Kalimantan Timur

December 9, 2008

Karena undangan Prof. Christian Gericke, hari ini aku ikut kursus yang diadakan untuk para kepala dinas kesehatan propinsi dan kabupaten dan Badan Perencanaan dan Pembangunan, Kalimantan Timur. Senang rasanya bisa berkumpul di kelas yang partisipannya orang Indonesia semua, seperti jaman kuliah di UGM dulu. Prof. Gericke juga merekomendasikan untuk memakai Kalimantan Timur sebagai salah satu area untuk field research saya nanti.

Dengan sangat antusias kami belajar dan berdiskusi tentang health care system management and policy demi kemajuan Bangsa Indonesia tercinta. Selain Prof. Gericke, hari ini kuliah juga diberikan oleh DR. Mohammad Afsal Mahmood.

Akhirnya tiba juga saat saya ucapkan selamat jalan kepada para pejabat tersebut, karena beliau – beliau akan melanjutkan perjalanan untuk refreshing ke Sydney. Tentunya sekembalinya ke tanah air nanti segudang rencana dan strategi siap untuk diaplikasikan untuk upaya perbaikan sistem kesehatan khususnya di Kalimantan Timur yang juga bisa ditularkan ke daerah – daerah lain.

Selamat bekerja keras bapak-bapak dan ibu-ibu, semoga sukses. Mohon dukungan untuk field research saya di Kaltim nanti.

Dan sekarang…kembali revisi proposal lagi, hari Jumat  tinggal 3 hari lagi.

Semangat….semangat!!!

Melankolis telah berlalu dan kembali kepada kenyataan

December 8, 2008

Hari ini jadwal diskusi dengan para pembimbing PhD research ku, Prof. Janet Hiller dan Prof. Christian Gericke. Dengan Prof. Gericke ini adalah pertemuan pertamaku karena beliau supervisor baru menggantikan DR. Jackie Street.

Diskusi diawali dengan perkenalanku kepada Prof. Gericke. Kemudian langsung membahas outline proposal. Setelah panjang lebar akhirnya tersimpulkan beberapa masukan berharga dari beliau – beliau, juga rekomendasi subscribe sebagai member ke http://www.ispor.org. Juga undangan agar besok ikut kursus yang sedang diselenggarakan untuk pejabat – pejabat yang datang dari Kalimantan sekaligus mencari contact person untuk keperluan field research ku nanti. Rupanya sedang ada tamu dari Kalimantan. Diakhir pertemuan kedua profesor tersebut dengan bersemangat membekaliku dengan setumpuk buku dan jurnal dan satu pertanyaan (pernyataan) dari Prof. Janet ”please give us your revision before the end of this week”, Oh my God! I had no choice, just said ”Sure, you will receive it”.

Berlalu dari ruang diskusi dengan setumpuk buku dalam dekapan, terbayang kembali mahasiswa – mahasiswa yang dulu pernah kubimbing skripsinya di Fakultas Farmasi USD Yogyakarta, mungkin mereka juga mengalami hal yang sama ketika keluar dari ruanganku setelah konsultasi skripsi. Hanya aku jarang meminjamkan bukuku untuk mereka bawa pulang dalam waktu lama, hanya kurekomendasikan untuk fotocopy halaman yang diperlukan, karena pengalaman dulu, buku yang kupinjamkan ikut lulus setelah si mahasiswa lulus, alias tidak kembali.

Langkah sejenak membelok ke ruang komputer dimana teronggok manis komputerku yang tak pernah kusentuh karena lebih senang kerja pakai laptopku sendiri, hanya say hello ke beberapa teman yang sedang disana, lalu segera meluncur ke library dan revisi proposal….4 hari lagi harus diserahkan ke pembimbing (memangnya enak sekolah).

Semangat , semangat…inilah kenyataan.

Sedang agak melankolis….

December 7, 2008

Dapat sengatan dari mulutmanisyangberbisa akhirnya update juga disela – sela  menyelesaikan banyak banget kerjaan yang deadline minggu depan ini.

 

Akhirnya yang tertulis adalah yang ada dalam benak sekarang ini, tentang belahan jiwa yang sedang jauh disana…tentang merekalah doa- doa ku hari ini aku mohonkan kepada-Nya.

 

Ini bagian dari perjuangan kita, dan perjuangan belum berakhir, ini baru awal…awal sekali. Kita masih harus setia menghitung hari demi hari yang telah, sedang dan akan terlalui

Selalu kusampaikan rasa hormat dan terima kasih atas pengorbanan dan keikhlasan menjalani semua ini

Terkadang terasa sangat lama, dan timbul tanya, kuatkah aku menaggungnya? Namun gambaran wajah – wajah yang penuh rasa rela dan doa, membuatku bersemangat untuk bertahan dan meneruskan langkah….

Terkadang ingin memejamkan mata dan kumau ketika membuka mata kudapati diriku berada diantara permata – permataku yang bercahaya.

Menyadari kembali kenyataan bahwa permataku tidak tersentuh…namun kuyakin tetap berkilau cahayanya, karena tangan tegar dan tulus itu senantiasa membuatnya berkilau


Sekuat apapun aku mencoba tegar, aku boleh menangis….

 

Sebentar saja melankolisnya…dan sekarang harus kembali ke kertas kerja lagi, setelah tisu-tisu yang basah disingkirkan….

Tomorrow’s near, never I felt this way
Tomorrow, how empty it’ll be that day
It tastes a bitter, obvious to tears to dried
To know that you’re my only light
I love you, oh I need you
Oh, yes I do
Don’t sleep away this night my baby
Please stay with me at least ’till dawn
It hurts to know another hour has gone by
And every minute is worthwhile
Oh, I love you
How many lonely days are there waiting for me
How many seasons will flow over me
’till the motions make my tears run dry
at the moments I should cry
for I love you, oh I need you
Oh, yes I do
Don’t sleep away this night my baby
Please stay with me at least ’till dawn
It hurts to know another hour has gone by
And every minute is worthwhile
It makes me so afraid
Don’t sleep away this night my baby
Please stay with me at least ’till dawn
It hurts to know another hour has gone by
The reason is still I love you

(lirik lagu Daniel Sahuleka “Don’t Sleep Away” diambil dari sini)

aris-and-athena1