Melankolis telah berlalu dan kembali kepada kenyataan

Hari ini jadwal diskusi dengan para pembimbing PhD research ku, Prof. Janet Hiller dan Prof. Christian Gericke. Dengan Prof. Gericke ini adalah pertemuan pertamaku karena beliau supervisor baru menggantikan DR. Jackie Street.

Diskusi diawali dengan perkenalanku kepada Prof. Gericke. Kemudian langsung membahas outline proposal. Setelah panjang lebar akhirnya tersimpulkan beberapa masukan berharga dari beliau – beliau, juga rekomendasi subscribe sebagai member ke http://www.ispor.org. Juga undangan agar besok ikut kursus yang sedang diselenggarakan untuk pejabat – pejabat yang datang dari Kalimantan sekaligus mencari contact person untuk keperluan field research ku nanti. Rupanya sedang ada tamu dari Kalimantan. Diakhir pertemuan kedua profesor tersebut dengan bersemangat membekaliku dengan setumpuk buku dan jurnal dan satu pertanyaan (pernyataan) dari Prof. Janet ”please give us your revision before the end of this week”, Oh my God! I had no choice, just said ”Sure, you will receive it”.

Berlalu dari ruang diskusi dengan setumpuk buku dalam dekapan, terbayang kembali mahasiswa – mahasiswa yang dulu pernah kubimbing skripsinya di Fakultas Farmasi USD Yogyakarta, mungkin mereka juga mengalami hal yang sama ketika keluar dari ruanganku setelah konsultasi skripsi. Hanya aku jarang meminjamkan bukuku untuk mereka bawa pulang dalam waktu lama, hanya kurekomendasikan untuk fotocopy halaman yang diperlukan, karena pengalaman dulu, buku yang kupinjamkan ikut lulus setelah si mahasiswa lulus, alias tidak kembali.

Langkah sejenak membelok ke ruang komputer dimana teronggok manis komputerku yang tak pernah kusentuh karena lebih senang kerja pakai laptopku sendiri, hanya say hello ke beberapa teman yang sedang disana, lalu segera meluncur ke library dan revisi proposal….4 hari lagi harus diserahkan ke pembimbing (memangnya enak sekolah).

Semangat , semangat…inilah kenyataan.

2 Responses to “Melankolis telah berlalu dan kembali kepada kenyataan”

  1. Enade Says:

    “memangnya enak sekolah”

    Huahahahahaaa … ~tertawa ala Rahwana
    keluar juga pernyataan ini … huaahhaaahhaaahaha ..~masih ala Rahwana

  2. Aris Widayati Says:

    Ho…oh, dengan “terpaksa” pernyataan itu keluar,…(ketularan pernyataan dosengila dengan konteks yang beda, cuma lupa nge-link, sorry)…aku lagi mumet tenan ki…lha kedua profesor itu dengan “wajah dingin” minta revisinya slesai jumat ini, …yang penting aku berusaha, semangat …semangat!!!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s


%d bloggers like this: