Archive for the ‘My Beloved Family’ Category

SELAMAT ULANG TAHUN EVAN….

January 21, 2009

Selamat Ulang Tahun Sayang….

 

Tuhan Yang Maha Kasih,

Terima kasih Engkau telah ijinkan Evan tumbuh dalam keluarga yang amat menyayangi Evan,

Papa, Mama, dan Kakak Titan yang sangat mencintai Evan,

Juga seluruh keluarga besar dan saudara – saudara yang mengasihi dan memperhatikan Evan,

Serta teman-teman yang membuat Evan gembira,

Juga mbak Sri yang setia menemani Evan bermain dan sekolah,

Kami bersyukur atas semua itu,

Terima kasih pula atas hari – hari penuh berkat yang Engkau berikan kepada kami,

Tuhan,

Kami mohon berkatmu untuk hari – hari kami selanjutnya,

Kami mohon Tuhan berikan kesehatan, panjang umur dan rejeki yang cukup bagi keluarga kami,

Semoga kami boleh menjalani hari-hari kami selanjutnya, demi memuliakan nama-Mu,

Dan mohon ampunan untuk semua dosa – dosa kami,

Amin…..

 

Mama gembira walaupun kita tidak sedang bersama – sama,

karena hati mama selalu bersama kalian,

Doa mama selalu untuk kalian,

Mama teringat kembali saat-saat Evan masih dalam kandungan, lahir, dan tumbuh…..

Saat masih bayi merah yang mungil sampai sekarang sudah 3 tahun dan pintar…..

Evan dan Kakak telah membuat mama dan papa sangat bahagia….

 

Happy birthday to Evan.

 

Peluk dan cium mama dari jauh…

Advertisement

Sedang agak melankolis….

December 7, 2008

Dapat sengatan dari mulutmanisyangberbisa akhirnya update juga disela – sela  menyelesaikan banyak banget kerjaan yang deadline minggu depan ini.

 

Akhirnya yang tertulis adalah yang ada dalam benak sekarang ini, tentang belahan jiwa yang sedang jauh disana…tentang merekalah doa- doa ku hari ini aku mohonkan kepada-Nya.

 

Ini bagian dari perjuangan kita, dan perjuangan belum berakhir, ini baru awal…awal sekali. Kita masih harus setia menghitung hari demi hari yang telah, sedang dan akan terlalui

Selalu kusampaikan rasa hormat dan terima kasih atas pengorbanan dan keikhlasan menjalani semua ini

Terkadang terasa sangat lama, dan timbul tanya, kuatkah aku menaggungnya? Namun gambaran wajah – wajah yang penuh rasa rela dan doa, membuatku bersemangat untuk bertahan dan meneruskan langkah….

Terkadang ingin memejamkan mata dan kumau ketika membuka mata kudapati diriku berada diantara permata – permataku yang bercahaya.

Menyadari kembali kenyataan bahwa permataku tidak tersentuh…namun kuyakin tetap berkilau cahayanya, karena tangan tegar dan tulus itu senantiasa membuatnya berkilau


Sekuat apapun aku mencoba tegar, aku boleh menangis….

 

Sebentar saja melankolisnya…dan sekarang harus kembali ke kertas kerja lagi, setelah tisu-tisu yang basah disingkirkan….

Tomorrow’s near, never I felt this way
Tomorrow, how empty it’ll be that day
It tastes a bitter, obvious to tears to dried
To know that you’re my only light
I love you, oh I need you
Oh, yes I do
Don’t sleep away this night my baby
Please stay with me at least ’till dawn
It hurts to know another hour has gone by
And every minute is worthwhile
Oh, I love you
How many lonely days are there waiting for me
How many seasons will flow over me
’till the motions make my tears run dry
at the moments I should cry
for I love you, oh I need you
Oh, yes I do
Don’t sleep away this night my baby
Please stay with me at least ’till dawn
It hurts to know another hour has gone by
And every minute is worthwhile
It makes me so afraid
Don’t sleep away this night my baby
Please stay with me at least ’till dawn
It hurts to know another hour has gone by
The reason is still I love you

(lirik lagu Daniel Sahuleka “Don’t Sleep Away” diambil dari sini)

aris-and-athena1